Kamis, 24 Desember 2015

Quality pada Perangkat Lunak

Gambar: http://stanleybing.com
Jadi apa yang dimaksud dengan software quality itu? Kalau kita membaca bukunya Presman ttg software engineering khusunya bab 14 konsep kualitas perangkat lunak, maka di sana dijelaskan secara gamblang mengenai kualitas perangkat lunak ini.

Berbicara mengenai kualitas sendiri ini juga memiliki artian yang luas dan kompleks. Oleh karena itu dalam membahas mengenai kualitas suatu perangkat lunak perlu kita tinjau dari beberapa segi, berdasarkan sudut pandang masing-masing. Misalnya saja melihat kualitas perangkat lunak dari sudut pandang pengguna atau user, kualitas perangkat lunak dari sudut pandang pengembang atau manufacturer’s, atau kualitas perangkat lunak dari sudut pandang produk itu sendiri.

Baik, kita lihat kualitas perangkat lunak dari sudut pandang pengguna seperti apa? Pengguna pada umumnya melihat kualitas ini berdasarkan tujuan khusus dari penggunaan perangkat lunak itu sendiri. Jika perangkat lunak tersebut memenuhi tujuan pengguna dalam menggunakan perangkat lunak tersebut, maka bisa dikatakan bahwa software tersebut berkualitas. Sebagai contoh sederhana misalnya perangkat lunak untuk ketik-mengetik suatu dokumen. Maka perngkat lunak seperti ms Word dan open office, bagi user  boleh dibilang mereka adalah perangkat lunak yang memiliki kualitas cukup baik. Untuk kebutuhan membuat suatu dokumen, ms Word dan Open office user tidak perlu repot-repot dalam menggunakannya. Perangkat lunak tersebut sudah disediakan berbagai fasilitas seperti pengaturan kertas, margins,  orientasi, jumlah kolom dokumen atau break page, dan lain sebagainya (PAGE LAYOUT),  kemudian dalam perangkat lunak ini juga disediakan fasilitas INSERT untuk membuat tabel, menempelkan dan membuat gambar, atau membuat header atau footnote pada dokumen dan masih banyak lagi yang lainnya.

Kemudian bagaimana kualitas perangkat lunak dari sudut pandang produsen atau pengembang? Dari sudut pandang produsen, kualitas suatu perangkat lunak dilihat lebih cenderung mengacu ke spesifikasi dari perangkat lunak itu sendiri. Jika perangkat lunak menunjukkan telah sesuai dengan spesifikasi kebutuhan perangkat lunak tersebut. Maka bisa dikatakan bahwa dari sudut pandang produsen, perangkat lunak tersebut berkualitas. Sebaliknya apabila sebuah perangkat lunak tidak atau belum memenuhi dengan spesifikasi kebutuhan maka dari sudut pandang produsen, perangkat lunak tersebut juga belum bisa dikatakan sebagai sebuah perangkat lunak yang berkualitas.

Selanjutnya kualitas perangkat lunak dilihat dari sudut pandang produk atau perangkat lunak sebagai karya cipta, maka dalam menilai sebuah perangkat lunak berkualitas dikaitkan dengan karakteristik yang melekat pada produk perangkat lunak tersebut. Misalkan seperti fitur-fitur yang dimiliki, fungsi, performa perangkat lunak, dll. Terakhir, kualitas perangkat lunak dinilai dari sudut pandang seberapa bagus kualitas sebuah produk, maka dalam hal ini kualitas perangkat lunak diukur berdasarkan seberapa mahal konsumen mau membayar produk tersebut. Harga menjadi tolok ukur dalam menentukan kualitas sebuah produk perangkat lunak. Biasanya semakin bagus kualitas sebuah produk, maka semakin mahal harganya. Walaupun sebenarnya, sebuah produk yang mahal belum tentu jaminan ia memiliki kualitas yang tinggi. Namun itulah faktanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar