Senin, 11 Januari 2016

Larangan bagi Muslimin Menghina Agama dan Tuhan-Tuhan Umat Non Muslim

Kadang geli,lucu namun prihatin juga kalau membaca komen-komen dalam suatu tulisan blog atau berita di media online. Mengapa? iya, mereka (para komentator) pada debat kusir, berdebat seolah-olah tiada ujung. Semuanya mengklaim dirinya paling benar sendiri. Kemudian yang parah adalah mereka tanpa mikir mengeluarkan komentar-komentar yang membawa-bawa agamanya masing-masing, dengan saling megejek, saling merendahkan agama masing-masing bahkan tidak hanya kitab suci, Nabi, sampai-sampai Tuhan juga mereka hina. Lha padahal bukankah agama itu suatu yang sakral, agama-agama tersebut diakui dan dilindungi oleh undang-undang (negara), kenapa mereka lecehkan ya?

Nah oleh karena itu, himbauan bagi pembaca yang beragama Islam (muslimin), dengan alasan apapun, misalkan dengan niat untuk kemaslahatan, membela diri untuk membalas ejekan mereka, dll, maka sungguh tidak patut apabila kalian turut berdebat dengan mereka. Dan bukankah menghina agama lain itu, sampai menghina Tuhan-Tuhan mereka ini tidak diajarkan dalam Islam. Bahkan al Quran sudah dengan tegas melarang perbuatan tersebut. Coba saja perhatikan ayat 108 Quran surah Al-An’am berikut, yang artinya;

Dan janganlah kalian memaki sembahan-sembahan yang mereka sembah selain Allah, karena mereka nanti akan memaki Allah dengan melampaui batas tanpa dasar pengetahuan. Demikianlah Kami jadikan setiap umat menganggap baik pekerjaan mereka. Kemudian kepada Tuhan, tempat kembali mereka, lalu Dia memberitakan kepada mereka apa yang dahulu mereka telah kerjakan. [QS. Al An’am 108]

Lantas, bagaimana sikap kita, jika agama, Nabi/Rosul bahkan Tuhan kita dihina?. Kalau mampu, maka jawablah apa yang mereka lontarkan dengan jawaban yang benar, santun. Terangkanlah yang dimaksud dalam Islam tsb tdk seperti apa yang mereka pahami. Misalkan tentang ayat-ayat al Quran yang Alloh berfirman dengan kata-kata “Kami...”, atau ayat-ayat yang berawalan dengan kata-kata yang artinya “Katakanlah (Muhammad)...” atau ayat-ayat al Quran yang menyebutkan bahwa “Nabi Ibrahim Islam”, dst... Namun apabila tidak mampu, maka lebih baik diam tidak usah diladeni. Karena jika diladeni dengan tanpa didasari Ilmu, berarti kita tak ubahnya seperti mereka. Dan jelas Firman Alloh dalam ayat 108 Quran surah Al An’am di atas “...... mereka nanti akan memaki Alloh dengan melampaui batas tanpa dasar...........” Nauzubillah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar