PUISIKU
MURTADIN
Murtadin...
MURTADIN
Murtadin...
Apa engkau tahu itu Murtadin?
Sebutan nama yang orang tidak nyaman mendengarnya
Ibarat suatu himpunan matematika
Mu’minin.. Muttaqin... Sholihin... Muslimin adalah
anggotanya
Tapi Engkau memilih keluar
Memisahkan diri dari himpunan itu
Himpunan... Islam..
Murtadin..
Apa Engkau tidak mengetahui?
Atau karna ilmumu yang terlalu tinggi?
Kau buat kami terkaget
Dengan tulisan-tulisanmu yang mencengangkan
Ayat-ayat Tuhan kau salah tafsirkan
Entahlah apa yang kau cari?
Popularias atau sekedar karena tutuntan ekonomi?
Kau publish di website, Kau cetak di buku
Sehingga mungkin tercipta sensasi
Atau sumbangan donatur yang mengalir
Kami tidak mempedulikan itu
Karena bukan akal sehat
Bukan hati nurani inspirasimu
Bukan pula wahyu..
Bukan pula wahyu..
Murtadin
Banyaknya ayat alquran dan hadist yang kau kutip
Apakah ini terlewatkan ataukah terlihat samar..?
Maka barang siapa berpaling setelah ia beriman...
Atau...., Barang siapa mencari agama selain Islam...
Atau...., Orang-orang yang menyimpang setelah beriman,
Kemudian semakin menjadi ia menyimpang...
hingga....., Meninggal dalam keadaan menyimpang...
Nauzubillah....
Apakah kalian mau temasuk orang yang berbuat dosa?
Bukankah apa yang di langit dan di bumi beserah diri padaNYa
Bukankah agama selain Islam itu tidak diterima?
Bukankah pula tidak akan diterima taubatnya?
Meskipun dengan tebusan emas sepenuh bumi
Ali Imron 82,83,85,90,91.
Murtadin
Mulalui ini puisi
kami bukan membeci
Tapi kami peduli
Karena tidak ada seekor binatang pun di muka bumi
Dan burung-burung terbang dengan kedua sayapnya,
Melainkan semuanya umat Tuhan juga seperti kita
Murtadin
Kami dilarang menyembah Tuhan-Tuhan yang kau sembah selain
Alloh,
Kami tidak akan mengikuti keinginanmu,
Karena jika berbuat demikian, tersesatlah kami,
Dan kami termasuk orang-orang yang tidak mendapat petunjuk
al An’am 56
Jogja, 06 Januari 2016
Tidak ada komentar:
Posting Komentar